Slay the Spire 2: Sekuel Roguelike Deck-Builder yang Paling Ditunggu Siap Debut di Steam Early Access Maret 2026

Slay the Spire 2: Sekuel Roguelike Deck-Builder yang Paling Ditunggu Siap Debut di Steam Early Access Maret 2026

Jakarta – Salah satu sekuel game indie yang paling dinantikan oleh komunitas Steam, Slay the Spire 2, akhirnya mendapat kepastian peluncuran setelah periode spekulasi dan penantian panjang. Game hasil karya studio Mega Crit ini akan memasuki **fase Early Access di Steam pada Maret 2026, dengan tanggal pasti yang dirahasiakan sebagai “secret Thursday” oleh pengembangnya.

Kembali ke Menara Penuh Strategi

Slay the Spire 2 merupakan sekuel dari Slay the Spire, game roguelike deck-builder yang mendapat pujian luas berkat perpaduan strategi deckbuilding, elemen roguelike, serta replayability tinggi. Dalam versi keduanya, pemain kembali menapaki Spire yang telah dibuka kembali setelah 1.000 tahun dengan cerita, musuh, dan tantangan yang sama sekali baru.

Pengembang menyatakan game ini telah dibuat ulang dengan engine baru dan dilengkapi fitur modern, visual yang lebih tajam, serta kemampuan mod lebih luas dibanding pendahulunya. Selain itu, Slay the Spire 2 memperkenalkan konten yang jauh lebih besar, termasuk karakter baru dengan gaya permainan berbeda, lebih banyak kartu, relics, event, serta berbagai mekanik permainan yang belum pernah ada sebelumnya.

Penundaan demi Kesempurnaan

Sebelumnya Slay the Spire 2 diperkirakan akan hadir pada akhir 2025, namun Mega Crit mengumumkan penundaan ke Maret 2026. Tim mengungkapkan bahwa keputusan ini diambil bukan karena satu faktor tertentu, melainkan kombinasi dari kebutuhan untuk menambah konten dan kualitas keseluruhan agar memenuhi standar mereka sendiri.

Dalam pengumuman resminya, studio juga menegaskan bahwa penundaan ini bukan karena rilisan game lain, seperti Hollow Knight: Silksong, dan bahwa tim tetap berkomitmen untuk memberikan pengalaman terbaik kepada para pemain yang telah menantikan sekuel ini.

Fitur dan Harapan Komunitas

Fitur yang menarik perhatian termasuk sistem Alternate Acts — di mana setiap babak permainan bisa menghadirkan rute berbeda dengan musuh, event, dan bos yang unik — yang meningkatkan variasi dan replayability secara signifikan.

Hingga kini, Slay the Spire 2 masih menjadi salah satu judul indie paling diantisipasi, bahkan masuk dalam daftar game indie yang paling dinantikan di antara rilisan 2026.

angkaraja